Tampaknya dasar-dasar teknologi pendidikan ini sederhana saja dan tidak mengungkapkan sesuatu yang revolusioner. Guru-guru yang baik banyak sedikit telah melakukannya. Mereka juga berusaha mencapai hasil sesuai dengantujuan pelajaran yang ditentukan dengan tujuan pelajaran yang ditentukan dengan cara penyajian yang paling serasi berdasarkan metode mata pelajaran, asas-asas didaktik serta pengalaman sebagai guru dan kemudian menilai hasil belajar murid sebagai petunjuk tentang efektivitasnya mengajar. Bila hasilnya tidak memuaskan, ia berusaha meneliti sebab-sebabnya terutama kesalahan-kesalahan anak sebagai titik tolak ke arah perbaikan, lalu mencoba mencari cara-cara lain untuk membantuk anak menguasai bahan pelajaran yang disajikannya. Bedanya ialah bahwa pendekatannya tidak sistematis dan ilmiah seperti yang dilakukan dalam teknologi pendidikan. Guru yang kurang baik kebanyakan mencari yang lebih mudah. Kalau guru itu sudah mengajarkannya dianggap bahwa murid harus sudah tahu. Kalau tidak, maka yang dpersalahkannya ialah muridnya dan sering pula sekolah atau kelas sebelumya yang menurut pendapatannya tidak memberikan pelajaran sebagaimana mestinya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar